SARTONO BRUNKI

HALAL BIHALAL

Agustus 27, 2009 · & Komentar

Halal bil halal dalam bahasa BENJENG yaitu Unjung-unjung alias mengunjungi teman, tetanga, sahabat karib dan yang paling penting orang tua adalah suatu tradisi yang sangat baik dan perlu di jaga kelestariannya, kebiasaan tersebut biasanya bersamaan dengan datangnya hari raya idul fitri (riyoyoan). begitu istimewahnya sampai-sampai sebagian tetangga saya harus jauh-jauh pulang dari negeri sebrang hanya untuk unjung-unjung. padahal tidak mudah pulang diwaktu menjelang lebaran, kita harus berdesak-desakan bahkan ada yang pingsan.

Mungkin hanya di Indonesia umumnya khususnya di Benjeng tradisi tersebut ada, karena di Arab Saudi sendiri yang konon pusat Ajaran Islam berkembang tidak ada tradisi unjung-unjung seperti ini

Inti dari tradisi unjung-unjung ini adalah meminta maaf kepada yang dikunjungi atas semua kesalahan baik yang disengaja atau tidak disengaja

Tapi mengapa meminta maaf harus menunggu lebaran tiba yaa ?…, alangkah baiknya ketika salah seketika itu kita minta maaf. cz kalo menunggu lebaran apa kita masih bisa menjumpai lebaran ? wallahua’lam

Mohon ma’af lahir dan batin

Sartonobrunki

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized

PARTAI PUPUK NASIONAL DAN PARTAI PETANI INDONESIA

Desember 18, 2008 · & Komentar

Lama-lama gak sabar juga awak jadi petani kecil, putus asa… putus asa…. maunya semua keluarga besar petani se indonesia saya ajak untuk mogok tanam padi pada tahun depan biar orang-orang indonesia semua gak makan sekalian, biar orang-orang kaya ikut kelaparan, biar juga para pejabat bangsat, omong kosong, banyak janji tanpa bukti meringik-ringik minta makan.
Apa itu partai-partai yang menamakan rakyat, membantu wong cilik, meningkatkan kesejahteraan… Aaaaaaaaah basi itu. Dulu sebelum dapat kedudukan berteriak seolah menantang penguasa agar berpihak pada orang kecil, kini setelah ikut nimbrung dapat kursi empuk, gaji melimpah, wanita mengelilinginya, Eeeeeeh… Luupa… siap dia dulu
Itu juga partai-partai banyak omong tapi tak pernah ada kerja, tindakan jelas untuk mengatasi masalah-masalahnya rakyat kecil ( NATO / No Action Talk Only ). Tak doakan lo semua kualat.
Ayo saya tantang lo semua yang katanya orang pintar. Dirikan partai yang berpihak pada petani, partai yang benar-benar perhatikan kelangkaan pupuk and subsidi bibit sembarang ndingah (bibit tanaman jagung padi dll) itu.
Pokoknya kalo ada partai yang namanya PARTAI PUPUK NASIONAL atau PARTAI PETANI INDONESIA pasti awak coblos. Ayooo… tak tunggu Dull partaine…

→ 4 CommentsKategori: Uncategorized

BINGKISAN REJEKI

Juli 7, 2008 · 1 Komentar

Belum lama ini, seorang teman memberi saya seekor anjing kecil bernam Lele, anjing ini berwarna putih, lagi luar biasa dalam hal kebersihan, selamanya tak sembarang buang hajat dalam rumah, bila mendesak sekali, ia bisa terlebih dulu menjerit “Wang-wang”, lalu menuju ketalam yang telah saya sediakan membuang hajat, dengan ini menghindari banyak kerepotan. hari senin pagi, saya membawa Lele pergi ke Bank, baru selesai mengambil uang dalam ruang kerja Bank itu, tiba-tiba Lele mendesak saya dengan suaranya “Wang-wang”. Saya tahu ia lagi-lagi mau buang hajat. Di sini tak ada talam seperti dirumah, langsung saja saya ambil koran dan lele pun buang hajat di koran yang saya sediakan, lalu saya bungkus. ketika akan saya buang ke tempat sampah eh tiba-tiba ada pengendara motor berboncengan dengan cepat menyambar bungkusan tadi. aku tertegun dan orang-orang disekitar berteriak dan berkata kasian orang itu baru saja mengambil uang di bank langsung disambar JAMBRET. …..

TERTAWA KECIL AKU DAN BERKATA DALAM HATI ….. MAKAN TU BINGKISAN REZEKI

→ 1 CommentKategori: Uncategorized

Anak Muda Yang Bersemangat

Juli 2, 2008 · & Komentar

Oleh: A. Mustofa Bisri

Semangat beribadah anak muda itu memang luar biasa. Baginya, tak ada hari tanpa puasa dan tak ada malam tanpa qiyaamullail. Siang puasa, malamnya membaca al-Quran.

Mendengar perihal anak muda-yang tidak lain adalah sahabat Nabi Abdullah Ibnu Amr itu-Nabi Muhammad SAW pun bersabda, menanyainya: “Aku dengar kau selalu puasa di siang hari dan membaca al-Quran sepanjang malam, benar?”

“Benar, wahai Rasulullah, dan aku melakukan itu semata-mata menginginkan kebaikan.”

“Sesungguhnya cukup bagimu berpuasa 3 hari setiap bulan.”

“Ya Rasulallah, saya kuat berpuasa yang lebih afdol dari itu.”

“Isterimu punya hak yang wajib kamu penuhi, tamumu punya hak yang wajib kamu penuhi, dan jasmanimu juga punya hak yang wajib kamu penuhi. Maka puasa saja seperti puasanya Nabi Daud. Beliau itu orang yang paling kuat ibadahnya.”

“Ya Rasulallah, bagaimana itu puasa Nabi Daud?”

“Sehari berpuasa, sehari tidak. Dan bacalah al-Quran setiap bulan.”

“Ya Rasulallah, saya kuat melakukan yang lebih afdol daripada itu.”

“Kalau begitu, baca setiap 20 hari.”

“Ya Rasulallah, saya kuat melakukan yang lebih afdol daripada itu.”

“Ya baca setiap 10 hari.”

“Ya Rasulallah, saya kuat melakukan yang lebih afdol dari itu.”

“Oke, bacalah setiap 7 hari. Dan jangan lebih dari itu. Isterimu punya hak yang wajib kamu penuhi, tamumu punya hak yang wajib kamu penuhi, dan jasmanimu juga punya hak yang wajib kamu penuhi.”

Ketika Abdullah Ibnu Amr sudah tua, dengan nada agak menyesal, berkat,“Ah, seandainya dulu aku menerima kemurahan Rasulullah SAW…”

Dalam suasana maraknya anak-anak muda bersemangat dalam beragama dan beribadah akhir-akhir ini, makna apa yang dapat kita ambil dari kisah dari Hadits sahih riwayat Imam Bukhari di atas?

Pertama-tama, kondisi itu perlu kita syukuri. Sebagai bentuk syukur kita, kita perlu menjaga semangat itu agar tetap menjadi faktor positif terutama dalam kehidupan keberagamaan kita. Beragama dan beribadah itu mudah. Yang sulit adalah terus beragama dan beribadah sesuai tuntunan yang diberikan oleh Sang Pembawa agama itu sendiri, dalam hal ini adalah Rasulullah SAW.

Kisah nyata yang diceritakan sendiri oleh pelakunya, sayyidina Abdullah Ibnu Amr melalui antara lain riwayat Imam Bukhari di atas, memberikan gambaran yang menarik tentang “tawar-menawar” antara semangat keberagamaan yang menggebu dari anak muda dan kearifan Sang Pembawa agama. Semangat anak muda yang merasa memiliki kekuatan riil untuk melakukan amal kebaikan seoptimal mungkin, berhadapan dengan kearifan Sang Nabi yang tidak hanya melihat kebaikan amal semata, tapi juga terutama kelangsungan amaliah baik itu sendiri.

Orang arif mengatakan “Laa khaira fii khairin laa yaduumu bal syarrun laa yaduumu khairun min khairin laa yaduumu” yang artinya Tidak ada baiknya kebaikan yang tidak berlangsung terus, malahan keburukan yang tidak berlangsung terus, lebih baik daripada kebaikan yang tidak berlangsung terus. Ucapan sahabat Nabi, Abdullah Ibnu Amr, di masa tuanya boleh jadi merupakan semacam “penyesalan” mengapa tidak mengikuti bimbingan Nabinya yang menawarkan sesuatu yang lebih ringan tampaknya, tapi dapat dilaksanakan dalam segala umur dengan semangat dan gairah yang sama.

Kisah sahabat Abdullah Ibnu Amr di atas hanya sebagian dari tuntunan Rasulullah SAW dalam hal bersikap tawassuth, tidak berlebihan, dan hikmahnya. Masih banyak Hadits yang menganjurkan kita untuk bersikap sedang-sedang atau sederhana, tidak berlebih-lebihan dalam segala hal.

Kenyataan juga membuktikan bahwa keberlebih-lebihan hampir selalu menimbulkan masalah. Berlebih-lebihan mencintai maupun membenci, misalnya, sama-sama berakibat buruk. Berlebih-lebihan dalam mencintai dunia menimbulkan malapetaka. Berlebih-lebihan menilai kehebatan diri sendiri juga terbukti merusak diri sendiri dan lingkungan. Orang yang berlebih-lebihan dalam segala hal, pasti tidak bisa berlaku adil dan istiqamah.

Biasanya, ketika sedang bersemangat, kita memang sering lupa akan keburukan sikap berlebih-lebihan itu. Sementara, sudah merupakan kewajaran bahwa kaum muda memiliki semangat yang berkobar-kobar. Ini merupakan hal yang positif. Apalagi, semangat itu merupakan semangat beragama. Yang perlu dijaga ialah bagaimana semangat itu tidak seperti ungkapan, “panas-panas tai ayam” dan tidak menjerumuskan kepada sikap berlebih-lebihan. Untuk itu, semangat beragama mesti diikuti dengan semangat terus memperdalam pengetahuan tentang agama.

Kalau tidak-kalau semangat beragama jauh lebih besar daripada pemahaman tentang agama-justru malah bisa menimbulkan masalah seperti yang sering terjadi di sekitar kita dewasa ini.

→ 5 CommentsKategori: ISLAM
Ditandai:

HIDUP HANYA 40 TAHUN

Juli 2, 2008 · 1 Komentar

Jum’at ini tidak seperti jum’at yang lain, karena hari itu saya tercengang dengan isi dari khutbah pak khotib ia berkata “Bahwa kita hidup ini hanyalah sementara bagaikan orang yang mampir ngombe (berhenti sejenak untuk minum) tak kita sadari andaikan kita diberi umur 60 tahun itu berarti kita hanya hidup 40 tahun (mengapa?) ya…. karena dalam 1 hari ada 24 jam, dalam 24 jam itu kita tidur malam jika normal 8 jam maka itu berarti 1/3 (sepertiga)dari hidup kita gunakan untuk tidur
lha… dari itu kita tidur malam adalah 1/3 (sepertiga) dari 60 tahun adalah 20 tahun. dan itu kita gunakan hanya untuk tidur saja belum tidur siangnya terus berapakah yang kita gunakan untuk ibadah ….?”

setelah mendengar nasihat pak khotib tersebut saya merasa telah menyia-nyiakan hidup ini, ternyata bukan hanya BBM saja yang harus dihemat, waktu hidup juga harus dihemat dan diatur sedemikian rupa agar tidak menyesal dikemudian hari.

→ 1 CommentKategori: Uncategorized

PENGEMIS BUKA CABANG PERUSAHAAN

Juni 21, 2008 · & Komentar

Sebuah lorong daerah perniagaan di tengah kota ada seorang pengemis, tiap hari di sana hidupnya meminta-minta. Suatu hari tiba-tiba Kartono menemui ada kelebihan sebuah mangkok di sisi pengemis, namun tak ada orang di situ, maka dengan rasa ingin tahu ia mendekat dan tanyalah : “Mengapa kau taruh dua mangkok ?” Pengemis itu tersenyum-senyum mengatakan : “Entahlah bagaimana, belakangan ini usaha baik sekali, maka saya buka cabang baru……

→ 4 CommentsKategori: Uncategorized

GHOIRU LAA YAHTASIB

Juni 12, 2008 · & Komentar

Sering kita dengar dari kyai atau ulama bahwa kalau kita berilmu atau beriman maka akan ada rezeki tersendiri yang datangnya tidak kita duga, selama ini saya kurang percaya masak ada rezeki yang tidak ada sumbernya…. ah mungkin itu akal-akalan para ulama agar kita benar-benar beriman, kilahku. Akan tetapi agaknya itu terbukti, kemarin bapakdan ibu guru, maupun para pegawai negeri sipil menerima rezeki yang di luar hasil pekerjaan mereka yaitu ke 13. Sedikit heran aku bertanya, bulan kan hanya ada 12 masak ada gaji 13,  ku pikir-pikir lagi, ah mungkin itu yang namanya tak terduga sumbernya bagi orang yang berilmu. Selamat ya…. kalo ada 13 pasti akan ada 14.

BUAH DUKU BUAH KEDONDONG

BAGI – BAGI DONG ….

→ 3 CommentsKategori: Uncategorized

MENIRU KSATRIA HILLARY CLINTON

Juni 10, 2008 · & Komentar

Banyaknya terjadi kekerasan di Indonesia memang sudah tidak mengherankan karena dari dulu zaman nenek moyang nya yaitu dari zaman ken arok sampai zaman – zaman sesudahnya, indonesia selalu tidak lepas dengan kekerasan dalam menyelesaikan masalah. mulai dari masalah tenaga kerja, agama, sampai masalah politik. masalah yang terakhir ini agaknya banyak menjadikan rakyat indonesia mudah meluapkan amarah lantaran jagoannya kalah, baik di pilkades, pilbup, pilgub, maupun pilpress. itu karena pemimpin yang menjadikan pemicu kekerasan tidak puas dengan kekalahannya, dalam hal ini agaknya indonesia harus belajar banyak kepada calon presiden wanita dari amerika serikat yaitu Hillary clinton, ketika sudah pasti kalah dari rivalnya “Barrack Obama” (yang katanya pernah jadi ORI/Orang Indonesia) ia dengan tegas menyatakan kekalahannya dan mengajak massanya untuk balik mendukung Obama yang selama ini menjadi musuh bebuyutannya. …… Bisakah indonesia seperti ia …. ?

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized

TERNYATA HIDUP INI SINGKAT

Juni 7, 2008 · 1 Komentar

tak kita sadari andaikan kita diberi umur 60 tahun itu berarti kita hanya hidup 40 tahun (mengapa?) ya…. karena dalam 1 hari ada 24 jam, dalam 24 jam itu kita tidur malam jika normal 8 jam maka itu berarti 1/3 (sepertiga)dari hidup kita gunakan untuk tidur
lah dari itu kita hidup hanya 1/3 (sepertiga) dari 60 tahun adalah 20 tahun. dan itu kita gunakan hanya untuk tidur saja belum tidur siangnya terus berapakah yang kita gunakan untuk ibadah ….?

→ 1 CommentKategori: Uncategorized

REGANE SUSU NGGANDOL

Juni 4, 2008 · & Komentar

Aku gak keroso ternyata awakku saiki tambah kuru…..jare koncoku “awakmu saiki apik, tipis koyok teriplek” lho mosok seh…(jawabku)  “iyo, lapoo.., mikir opo?” gak… gak mikir opo-opo, mek pirang-pirang wulan iki aku gak ngombe susu blas (jawabku melas) “tapi awakmu gak bendino ngombe susune bojomu ta ?” hus…. lha wong pacar ae gak duwe kok bojo.. ngene lho rek aku saiki gak iso tuku susu soale susune nggandol terus gak mudun-mudun yo mboh rek dungakno ae negoro iki mbalik jamane biyen sembarang murah ……

→ 4 CommentsKategori: Uncategorized