SARTONO BRUNKI

MENIRU KSATRIA HILLARY CLINTON

Juni 10, 2008 · & Komentar

Banyaknya terjadi kekerasan di Indonesia memang sudah tidak mengherankan karena dari dulu zaman nenek moyang nya yaitu dari zaman ken arok sampai zaman – zaman sesudahnya, indonesia selalu tidak lepas dengan kekerasan dalam menyelesaikan masalah. mulai dari masalah tenaga kerja, agama, sampai masalah politik. masalah yang terakhir ini agaknya banyak menjadikan rakyat indonesia mudah meluapkan amarah lantaran jagoannya kalah, baik di pilkades, pilbup, pilgub, maupun pilpress. itu karena pemimpin yang menjadikan pemicu kekerasan tidak puas dengan kekalahannya, dalam hal ini agaknya indonesia harus belajar banyak kepada calon presiden wanita dari amerika serikat yaitu Hillary clinton, ketika sudah pasti kalah dari rivalnya “Barrack Obama” (yang katanya pernah jadi ORI/Orang Indonesia) ia dengan tegas menyatakan kekalahannya dan mengajak massanya untuk balik mendukung Obama yang selama ini menjadi musuh bebuyutannya. …… Bisakah indonesia seperti ia …. ?

Kategori: Uncategorized

2 tanggapan so far ↓

  • mybenjeng // Juni 11, 2008 pada 5:21 am

    kita tuh banyak pilkada, dan setelah itu banyak di demo di KPU…
    gak banyak yang gentlemen seperti Adang Dorojatun mengakui kemenangan fauzi bowo…

  • mybenjeng // Juni 11, 2008 pada 5:27 am

    kalau kandidat-kandidat yang lain, nunggu demo, nunggu pengadlian, dan nunggu lai-lain baru ucapin selamat.
    ah, orang indonesia…. :)

Tinggalkan sebuah Komentar